Okey...aku harus menerima ini. Aku putus ! Setelah 2 tahun aku mencoba menjaga hubungan ini. Awalnya aku ga bisa menerima ini. Apalagi kami putus lewat SMS. Sebuah cara yang sangat childish sekali. Sedih banget sih. Aku saja sampai menangis 1 jam penuh. Aku pun curhat sama sahabatku. Saat itu aku merasa mnyesaaal sekali kenapa ini harus terjadi, setelah apa yang kami lewati selama ini. Damn so much beautiful moments. Semua ini berakhir karena masalah sikap, emosi , dan masih meninggalkan beberapa hal yang terpaksa "pending" karena jarak. Berlawanan dengan prinsipku soal komunikasi dan keterbukaan. Intinya aku dan dia gagal berkomunikasi seimbang dan kurang terbuka. Saling menyalahkan ?...Pasti! Aku memaklumi keadaan itu karena kami berjauhan...dalam keadaan sibuk, banyak pikiran...dll. Ga banget deh.
Tetapi satu saat ...aku sholat...dan aku seperti berhadapan dengan-Nya. Well...setelah beberapa hari aku merenung dan bersediiihhh...akhiirnya aku membuat keputusan.
Aku bilang sama Allah ...
" Ya Allah...aku terkejut dengan keputusan ini dan kejadian ini...Tetapi aku IKHLAS...dan berusaha untuk bangkit kembali. Tidak ada alasan apapun buatku untuk terus bersedih...
Aku ga tahu apa rencana-Mu padaku....aku hanya berharap bisa melupakan hal ini...bisa menerima pelajarannya...Kami belum dewasa untuk hal seserius ini...Dan aku masih punya banyak kewajiban untuk dilakukan...Kalaupun kami akan bertemu lagi ..tolonglah ...agar kami bertemu pada saat yang tepat...dan tidak dalam keadaan emosi...Aku sangat sayang padanya dan jujur masih berharap adanya kesempatan kedua...Jika tidak ada kesempatan itu...aku hanya ingin yang lebih baik dan yang terbaik untukku"
Hehe. Yang lucu...kupikir aku jatuh saat aku ditinggalkannya...ternyata aku masih berdiri. Aku hanya harus mengumpulkan tenaga untuk menarik napas panjang...supaya aku bisa berlari lagi. Aku lalu menyusun segala langkah agar aku bisa mengejar ketertinggalan selama ini.
Dan...ajaibnya...rasa bersalah dan saling menyalahkan itu hilang perlahan....
Saat temanku mengecam kejadian ini dan membenci mantanku itu....aku hanya bisa tersenyum..
aku bilang...
" biar bagaimanapun , dia pernah jadi bagian hidupku dan aku menyayanginya...definitely...if he comeback to me...masih ada kesempatan itu...namun ada ratusan syarat yang harus aku dan dia penuhi....the whole things are ...aku memaafkan dia. Semua kejadian ini juga karena kesalahan kami berdua yang tidak dewasa.."
Well...sahabat-sahabatku akhirnya mendukungku...dan mereka memberikan masukan yang positif. Sekarang aku kalah dan gagal. Anggap saja ini bukan waktuku buat pacaran. Sekarang aku dan dia tumbuh ke arah yang berbeda. Allah sedang memberikan waktu untuk aku supaya aku mengembangkan diriku dulu dan belajar dulu supaya aku cukup dewasa untuk berurusan dengan yang namanya CINTA. Dia juga memberikan kesempatan pada mantanku itu...supaya bisa fokus dengan karirnya juga keluarganya....well manusia hanya bisa menerima dan berusaha...semua rencana Dia yang mengatur...
aku sadar aku berada dalam permainan hidup...dan aku berharap aku tidak gagal dalam hidup...dan mampu melewatinya dengan baik...Amieenn...
Semoga Tuhan mau menjaga mantanku itu...karena aku tahu susahnya dia ...semoga dia kuat dengan segala cobaan yang dia lalui...Amieenn
Tetapi satu saat ...aku sholat...dan aku seperti berhadapan dengan-Nya. Well...setelah beberapa hari aku merenung dan bersediiihhh...akhiirnya aku membuat keputusan.
Aku bilang sama Allah ...
" Ya Allah...aku terkejut dengan keputusan ini dan kejadian ini...Tetapi aku IKHLAS...dan berusaha untuk bangkit kembali. Tidak ada alasan apapun buatku untuk terus bersedih...
Aku ga tahu apa rencana-Mu padaku....aku hanya berharap bisa melupakan hal ini...bisa menerima pelajarannya...Kami belum dewasa untuk hal seserius ini...Dan aku masih punya banyak kewajiban untuk dilakukan...Kalaupun kami akan bertemu lagi ..tolonglah ...agar kami bertemu pada saat yang tepat...dan tidak dalam keadaan emosi...Aku sangat sayang padanya dan jujur masih berharap adanya kesempatan kedua...Jika tidak ada kesempatan itu...aku hanya ingin yang lebih baik dan yang terbaik untukku"
Hehe. Yang lucu...kupikir aku jatuh saat aku ditinggalkannya...ternyata aku masih berdiri. Aku hanya harus mengumpulkan tenaga untuk menarik napas panjang...supaya aku bisa berlari lagi. Aku lalu menyusun segala langkah agar aku bisa mengejar ketertinggalan selama ini.
Dan...ajaibnya...rasa bersalah dan saling menyalahkan itu hilang perlahan....
Saat temanku mengecam kejadian ini dan membenci mantanku itu....aku hanya bisa tersenyum..
aku bilang...
" biar bagaimanapun , dia pernah jadi bagian hidupku dan aku menyayanginya...definitely...if he comeback to me...masih ada kesempatan itu...namun ada ratusan syarat yang harus aku dan dia penuhi....the whole things are ...aku memaafkan dia. Semua kejadian ini juga karena kesalahan kami berdua yang tidak dewasa.."
Well...sahabat-sahabatku akhirnya mendukungku...dan mereka memberikan masukan yang positif. Sekarang aku kalah dan gagal. Anggap saja ini bukan waktuku buat pacaran. Sekarang aku dan dia tumbuh ke arah yang berbeda. Allah sedang memberikan waktu untuk aku supaya aku mengembangkan diriku dulu dan belajar dulu supaya aku cukup dewasa untuk berurusan dengan yang namanya CINTA. Dia juga memberikan kesempatan pada mantanku itu...supaya bisa fokus dengan karirnya juga keluarganya....well manusia hanya bisa menerima dan berusaha...semua rencana Dia yang mengatur...
aku sadar aku berada dalam permainan hidup...dan aku berharap aku tidak gagal dalam hidup...dan mampu melewatinya dengan baik...Amieenn...
Semoga Tuhan mau menjaga mantanku itu...karena aku tahu susahnya dia ...semoga dia kuat dengan segala cobaan yang dia lalui...Amieenn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar